Filled Under: ,

Tinjauan Ilmiah tentang "ISRA MI'RAJ"

Knowledge Technology
isra-miraj
Assalamu 'alaikum wr.wb

Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.( Q.S Al Israa : 1 )

Dari peristiwa Isra Mi'raj banyak pertanyaan timbul, misalnya : Apakah Rasulullah dalam isra mi'raj itu beserta jasadnya ?, Mengapa Rasulullah bisa melewati ruang angkasa tanpa ada hambatan ? sebegitu cepatkah perjalanan itu ? dll.

Peristiwa Isra Mi'raj ini ditinjau dari segi ilmiah sbb :
1. Rasulullah SAW diisrakan dan di mi'rajkan oleh Allah SWT. Artinya perjalanan ini kehendak Allah bukan kehendak Rasulullah SAW sendiri.

2. Diiringi atau bersama Malaikat jibril.
Mengapa Allah mengutus malaikat jibril ? Sebab Jibril adalah makhluk yang berbadan cahaya. Allah mengutus malaikat Jibril untuk membawa Rasulullah SAW melanglang "Ruang" dan "Waktu" di alam semesta ini.Sehingga dengan badan cahaya itu malaikat Jibril bisa membawa Rasulullah SAW melintasi dimensi2 yg kasat mata.

- Pembuktian menurut ilmu fisika, bahwa eter menjadi zat pembawasekaligus pelantara daya elektromagnetik. Eter adalah udara yg ringan sekali, lebih ringan dari O2.Dalam bahasa Arab disebut "Itsir".Jika Eter bergetar, niscaya membutuhkan zat pembawa yg lebis halus lagi dari eter itu sendiri agar getaran eter itu bisa tersebar kemana-mana,

- Pembuktian menurut ilmu metafisika,Rasul melakukan perjalanan isra mi'raj ke ruang angkasa membutuhkan zat pembawa yg lebih halus dari jasmani dan rohaninya. Makhlus yg sangat halus itu bernama Jibril.Selain Jibril disertai juga kendaraan special yg bernama Buraq. Buraq berasal dari kata Barqum yg berarti kilat.Buraq adalah makhluk/binatang berbadan cahayayg berasal dari alam malakut.

3. Teori Annihilasi.
Bagaimana jasad Rasulullah bisa menembus lapisan langit ? Apakah dengan jasad dan rohaninya sekaligus ?
Salah satu "skenario rekonstruksi" untuk mengatasi problem ini adalah teori Annihilasi. Teori ini mengatakan bahwa setiap materi(zat) memiliki anti materi. Jika materi direaksikan dengan anti materinya, maka kedua partikel tersebut akan lenyap berubah menjadi cahaya atau sinar gamma.

Proses pengubahan materi menjadi cahaya terjadi ketika Rasulullah dioperasi hati dengan air zam2 oleh Jibril.
Kenapa operasi hati? bukan otak atau jantung misalnya? sebab hati pangkal dari seluruh aktivitas badan. Jika baik hatinya baik pula aktivitas badannya dan sebaliknya.

Hati yg lembut bagaikan sebuah tabung resonansi yg bagus. Getarannya menghasilkan frekuensi yg semakin lama semakin tinggi. Pada frekuensi 10 pangkat 8 maka akan menghasilkan gelombang radio. Jika frekuensi lebih tinggi misal 10 pangkat 14 maka akan menghasilkan gelombang cahaya.

Ini yg terjadi pada Rasulullah SAW. Jibril melakukan perubahan terhadap sistem energi menjadi badan cahaya. Dengan kesiapan ini Rasulullah siap untuk dibawa melalui kawalan jibril dengan mengendarai Buraq menembus batas langit hingga akhirnya berjumpa dengan Sang Pemilik Cahaya Abadi.

4. Perjalanan dilakukan pada malam hari.
Kenapa malam hari ? Alasan logis yaitu bahwa pada siang hari radiasi sinar matahari begitu kuatnya, sehinggan bisa membahayakan badan Rasulullah SAW yg sebenarnya memang bukan badan cahaya. Badan Rasulullah SAW yg sesungguhnya adalah materi. Perubahan menjadi badan cahaya itu bersifat sementara. Dengan melakukannya pada malam hari, maka Allah telah menghindarkan Rasulullah SAW dari interfensi gelombang yg akan membahayakan badannya.

Sebagai gambaran sederhana ketika kita menyalakan radio di malam hari gelombang yg kita tangkap akan lebih jernih dibanding siang hari.

5. Dari masjid ke masjid (Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha )
Masjidil Haram dan Masjidil Aqsha dijadikan tempat pemberangkatan dan kedatangan. Hal ini mirip dengan tabung transmitter dan Reciever yg dipergunakan dalam proses perubahan badan Rasulullah SAW dari materi menjadi cahaya jauh lebih mudah. Apalagi proses itu melalui operasi lewat perantara malaikat Jibril yg memang makhluk cahaya.

6.Diberkahi sekelilingnya oleh Allah SWT.
Allah menyiapkan semua fasilitas dengan keberkahan untuk menjaga kelancaran perjalanan sekali dalam sejarah manusia.

Allah menjaga lingkungan sekitar perjalanan isra mi'raj agar tidak terjadi hal2 yg merusak. Sebab jika badan Rasulullah SAW tiba2 berubah menjadi badan materi lagi saat perjalanan berkecepatan tinggi itu, maka badannya bisa terurai menjadi partikel2 kecil sub atomik, tidak beraturan lagi. Untuk itulah keberkahan itu selalu ada; di setiap tempat di setiap keadaan, bahkan tak mengenal tempat, waktu dan keadaan sekalipun.

Bekasi, 27 Juli 2010
Wallahu a'lam bis showab.

Wassalamu 'alaikum wr.wb
Oleh: M. Taufik Ashari Alkendali

Sumber:
https://www.facebook.com/notes/m-taufik-ashari/isra-miraj-sebuah-tinjauan-ilmiah/140994735930692
author

Wejangan[dot]com

Author and Editor

All about sharing - Tidak bermaksud untuk menggurui ataupun mengajari. Mari belajar memahami informasi dan pengetahuan umum serta saling berpesan dalam hal kebaikan.

0 komentar:

Posting Komentar

 

We are featured contributor on entrepreneurship for many trusted business sites:

  • panda
  • disney
  • starbucks
  • cocacola
  • un
  • nba
  • Don't miss new products

    Subscribe here to get our newsletter in your inbox, it is safe and EASY!

    Copyright © Wejangan Hidup™ is a registered trademark.
    Designed by Templateism. Hosted on Blogger Platform.